SAMARINDA, FASYA UINSI NEWS,- Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kurikulum, dan Kelembagaan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Dr. H. Murjani, S.Ag., S.H., M.H., menjadi pembicara dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik (PBAK) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Fakultas Syariah pada Selasa (12/8/2026).

Dalam pemaparannya, Dr. Murjani menekankan pentingnya menjadi mahasiswa Fasya Hebat, yakni mahasiswa yang memiliki karakter harmoni, egaliter, berakhlak, adaptif, dan terbuka. Ia menjelaskan bahwa harmoni berarti kemampuan mengharmonikan perbedaan karena sesungguhnya perbedaan adalah rahmat. Sementara itu, egaliter dimaknai sebagai sikap menjunjung kesetaraan dalam hak dan kewajiban tanpa membandingkan satu dengan yang lain. Berakhlak berarti menjaga akhlak mulia serta tanggung jawab kemanusiaan dalam kehidupan akademik maupun sosial. Adaptif adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi, serta membangun paradigma berpikir yang sadar lingkungan. Terakhir, terbuka dimaknai sebagai sikap berpikiran luas dan tidak sempit dalam menyikapi persoalan.

Selain itu, Dr. Murjani juga menjelaskan secara detail sistem akademik di Fakultas Syariah. Ia menegaskan bahwa kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mengintegrasikan ilmu hukum positif dengan nilai-nilai keislaman. Seluruh aktivitas perkuliahan, mulai dari pengisian KRS hingga pemantauan nilai, difasilitasi secara digital melalui SIAKAD UINSI. Fakultas Syariah UINSI Samarinda saat ini menaungi tiga program studi, yaitu Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), dan Hukum Tata Negara (Siyasah Shar’iyyah).

Menutup penyampaiannya, Dr. Murjani berpesan agar mahasiswa baru tidak takut menghadapi kesulitan atau hambatan dalam proses belajar. “Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Jangan malu untuk berbagi dan bertanya. Mari bersama-sama melangkah demi meraih masa depan cerah melalui Fakultas Syariah,” ujarnya.
(humasfasya*jaw)