SAMARINDA, FASYA UINSI NEWS,- Qamaruzzaman Ali Khudrawi, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, mewakili seluruh peserta yudisium menyampaikan kesan dan pesan pada kegiatan yudisium yang berlangsung di Aula Fakultas Syariah, Rabu (19/8/2026).

Dalam sambutannya, Ali Khudrawi menegaskan bahwa proses panjang yang dilalui selama menempuh pendidikan merupakan bentuk penempaan diri. “Perjalanan ini mengajarkan kita tentang kesabaran, tanggung jawab, perjuangan, serta bagaimana menghadapi setiap kesulitan dengan usaha dan doa,” ujarnya.

Ia juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW:

 مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Man salaka thoriqon yaltamisu fihi ilman sahalallahu thoriqon ilal Jannah” yang artinya “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim). Hadis ini, menurutnya, menjadi pengingat bahwa setiap langkah dalam mencari ilmu tidak pernah sia-sia. Tugas, revisi, penelitian, dan perjuangan yang telah dilalui merupakan bagian dari perjalanan menuntut ilmu.

Ali Khudrawi menekankan bahwa hari yudisium bukan sekadar tentang menyandang gelar, melainkan pembuktian untuk terus melangkah hingga akhir. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Syariah yang telah membimbing mahasiswa hingga mencapai tahap ini.

Tak lupa, ia memberikan ucapan selamat kepada seluruh teman seperjuangan yang telah bersama-sama melewati proses panjang hingga merasakan kebahagiaan di momen bersejarah ini. “Semoga Fakultas Syariah UINSI Samarinda terus mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
(humasfasya*jaw)